suryaaffanmaira.jpg

Sebelumnya

Sebelum menutup tanda silang dipojok layar anda...


Be A Mujahid

Luruskan dan Rapatkan Shaf

"Dari kecil saya tidak pernah ada yang seperti itu diwaktu sholat, masa ngotot kayak gitu, saya yang jadi risih dek !" Dengan sedikit menahan amarah Bapak itu berbicara sambil keluar dari pintu masjid menuju lobi usai magrib itu. Saya berjalan agak perlahan menunggu si kecil yang langkahnya mungkin baru 1,5 jengkal saya.

"Maaf pak, bukan maksud saya cuma ingin merapatkan shaf bukan bermaksud membuat Bapak risih" Si pemuda berusaha meyakinkan apa yang dilakukan diwaktu Sholat Magrib tadi itu tidak ada salahnya. Saya berjalan pelan, bukan karena si kecil tetapi karena didapan saya semakin menarik untuk diikuti.

Dengar ya dek ya, yang merapatkan shaf kayak gitu itu kan baru kemaren-kemaren ini. Saya nih sudah banyak makan asam garam, sejak kecil sholat di Masjid ini tidak ada begitu-begituan. Masa adek terus-terusan mepet ke kaki saya,saya tarik kaki saya kok situ kankangin lebih lebar lagi, terang saja saya risih. Makanya sholat saya batalin trus keluar dari shaf" Bagaikan M-16 si Bapak berbicara bertubi-tubi, membuat si Pemuda dengan membungkuk-bungkukkan badan untuk minta maaf sambil berujar yang saya tidak tahu betul apa yang diucapkannya.

Sampai saya masuk ke masjid melalui pintu samping dari kejauhan saya masih melihat perdebatan alot. Setelah saya sholat, si Bapak dan si Pemuda tidak ada lagi

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://suryamaira.blogsome.com/2009/03/06/luruskan-dan-rapatkan-shaf/trackback/



  1. Comment by adipati kademangan — March 28, 2009 @ 1:05 pm

    rapatkan shaf, balik kumpul nang malang



RSS feed for comments on this post.